Kuartal I 2022, MPPA Catat Penjualan Rp 1,69 Triliun

PT Matahari Putra Prima Tbk (MPPA) dan kelangkaan minyak goreng.

Bisnis e-grocery MPPA juga tumbuh 56,3% year-on-year dan saat ini menyumbang 7,3% dari total penjualan reguler pada kuartal pertama tahun 2022. Statistik dari data NielsenIQ, pangsa pasar PT Matahari Putra Prima Tbk terus meningkat, mencapai 26,2% di sektor supermarket dan hypermarket.

Ekspansi dan pengembangan mitra e-grocery yang berkelanjutan memperkuat strategi omni-channel perusahaan pada Q1 2022 dengan beberapa mitra baru dalam proses orientasi.

Dickson Elliot Dickson, Chief of Executive Officer PT Matahari Putra Prima Tbk, mengatakan: Kuartal pertama 2022 masih menghadapi masa sibuk karena varian Omicron yang menyebar dengan cepat, yang berdampak di seluruh negeri, meskipun langkah lebih lanjut oleh pemerintah pengendali melanjutkan situasi Covid.

Sejak Januari hingga pertengahan Maret, pembatasan PPKM berdampak pada jam operasional toko perusahaan, baik mandiri maupun di mal, dan anak-anak di bawah usia 12 tahun diperbolehkan memiliki potensi bisnis PPKM tertentu.

Selain itu, Dickson menjelaskan peraturan pemerintah yang menetapkan harga eceran tertinggi (HET) Rp 14.000 per liter untuk minyak goreng kemasan pada pertengahan Januari yang merupakan produk signifikan dan signifikan perusahaan dalam berbagai penawaran produk, berdampak pada kelangkaan minyak goreng seluruh MP dari minyak goreng

Terlepas dari kondisi penjualan yang menantang yang disebutkan di atas, pangsa pasar MPPA terus tumbuh menjadi 26,2% pada akhir Q1 2022, naik dari 24,7% pada akhir tahun 2021.

Sementara itu, bisnis e-commerce MPPA terus tumbuh luar biasa sebesar 56,3%, menyumbang 7,3% dari total penjualan reguler pada kuartal pertama tahun 2022 dari dan kolaborasi promosi intensif dengan mitra pasar (Gedesch Bio-undrsung Shop by WA dan Hypermart online).

Menurut Dickson, penjualan pada April menunjukkan pertumbuhan signifikan dibandingkan bulan-bulan sebelumnya dengan pelonggaran mobilitas masyarakat, tarif PPKM, dan jam operasional. Hal ini membawa momentum lebih untuk meningkatkan kinerja penjualan MPPA di masa mendatang.

Kami mengubah arah pertumbuhan perusahaan dan bersiap memasuki kuartal kedua dan periode berikutnya pada tahun 2022 untuk memasuki MPPA sebagai peritel FMCG modern terkemuka kaya di Indonesia.

Kami sedang dalam perjalanan menuju transformasi O2O kami dan akan terus fokus menjalankan bisnis ritel kami baik offline maupun online. Lebih banyak kolaborasi dengan pelaku pasar dan perluasan beberapa toko yang lebih kecil dan lebih efisien di lokasi yang berdiri sendiri merupakan agenda utama dan prioritas kami untuk pelaksanaan yang berkelanjutan, ‚ÄĚkata Dickson.

Leave a Reply

Your email address will not be published.