Menperin Ajak Perusahaan Jerman Bangun Industri Hilir Kelapa Sawit

Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita menggelar pertemuan dengan dua perusahaan industri di Jerman. Pertemuan ini untuk membahas peluang pengembangan industri hilir dan energi baru terbarukan (EBT) di dalam negeri.

Kunjungan pertama yang ia lakukan adalah ke Ecogreen Oleochemicals, sebuah industri yang membuat asam lemak dan produk hilir lainnya dari minyak sawit. Produk-produk yang diproduksi dengan teknologi mutakhir perusahaan digunakan oleh industri lain sebagai bahan baku deterjen, elektronik perawatan kulit dan kosmetik, agrokimia, tekstil, percetakan, makanan dan obat-obatan.

Hilirisasi dapat meningkatkan nilai tambah bahan baku kelapa sawit. Kami melihat bahwa teknologi yang digunakan oleh Ecogreen Oleochemical dapat mendukung industri hilir di Indonesia. Oleh karena itu, kami sedang berdialog dengan Ecogreen Oleochemical untuk membuka peluang tersebut,” kata Agus Gumiwang, dikutip dari keterangan tertulis, Sabtu (28/5/20202).

Selama satu dekade terakhir, ekspor produk turunan minyak sawit dari Indonesia meningkat signifikan, dari 20 persen pada 2010 menjadi 80 persen pada 2020. Saat ini, 168 produk hilir CPO diproduksi di Indonesia. Sebaliknya, pada 2011 hanya ada 54 jenis produk hilir CPO.

Pada 2020, nilai ekspor produk sawit diyakini mencapai US$19,89 miliar, naik 56,63 persen pada 2021. Tenaga kerja adalah 4,2 juta karyawan langsung dan 12 juta karyawan tidak langsung.

Program B30 yang merupakan salah satu produk dari kebijakan hilirisasi sawit mampu menekan impor solar sebesar 9,02 juta kiloliter pada tahun 2021.

Program ini juga dapat mengurangi emisi gas rumah kaca sekitar 24,4 juta ton setara CO2.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *